Senin, 11 November 2019

FIELD REPORT PRA PKMPB BIOLOGI 2019

Tepatnya hari sabtu, 9 November 2019. Saya mengikuti PRA 1 PKMPB Biologi 2019 di GDS lantai 10. Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Prodi Bersama Biologi atau yang biasa dikenal dengan PKMPB merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh BEM dan LLM di setiap prodi dengan tujuan untuk menumbuhkan sikap kepemimpinan pada mahasiswa sebagai bekal dalam mengikuti organisasi. Saya sampai di UNJ sekitar jam 07:20, kemudian saya berjalan dan melewati arah bakhum. Namun tidak sengaja, saya bertemu dengan teman saya yaitu Alifia, tak lama Regina pun datang menghampiri kami. Akhirnya kami bersama-sama menuju lantai 10 GDS. Setelah sampai di GDS, saya beserta teman lainnya melakukan presensi terlebih dahulu. Kurang lebih pukul 08.00, acara dibuka oleh MC yaitu ka Putri dan ka Halimah. Acara diawali dengan pembukaan yaitu pembacaan tilawah dengan pembacaan ayat Al-Qur’an oleh saudara Hakim, dan menyanyikan lagu nasional Indonesia Raya, dilanjutkan dengan lagu Totalitas Perjuangan. Setelah itu, MC mmemperkenalkan jargon dari acara ini yaitu, pionir tangguh pelopor kebaikan. Selanjutnya disampaikan sambutan dari ketua pelaksana prodi biologi, Kak Daniel dan sambutan ketua pelaksana prodi pendidikan biologi Kak David.
Memasuki agenda pemateri yang dibawakan oleh Ka Abbas (Muhammad Abdul Basit) selaku ketua BEM UNJ yang memberikan materi mengenai Kepemimpinan dan Public Speaking. Sebelum memulai materi, ka Abbas sempat sharing tentang pengalamannya dan terkadang diaa juga memberikan lelucon. Menurut ka Abbas materi Kepemimpinan dan Public Speaking sangat penting dimiliki. Perkataan yang ka Abbas ucapkan dan masih terlintas dalam pikiran saya yaitu "Kepemimpian bukan berbicara tentang seseorang, tokoh, atau bahkan pemimpin itu sendiri namun kepemimpinan berbicara tentang sebuah sistem". Lalu berdasarkan slide show yang ditampilkan, kepemimpinan adalah proses mempengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.
 Kepemimpinan memiliki:
1. Perencanaan atau sekelompok orang
2. Tujuan (koordinasi)
3. Tanggung jawab
Kepemimpinan berikatan dengan manajemen organisasi. Organisasi adalah hal yang direncanakan oleh sekelompok orang untuk mencapai tujuan bersama dan dilakukan dengan koordinasi tugas dan adanya tanggungjawab secara sistematik sehingga tidak dicapai dengan tindakan secara terpisah.
Selain itu, kepemimpinan berhubungan erat dengan public speaking. Public speaking adalah berbicara dimuka umum. Memiliki tujuan untuk:
1. Memberikan informasi
2. Mempengaruhi audience
3. Memberikan hiburan
Selain itu, manfaat dari public speaking adalah:
1. Mengurangi ketidaktahuan
2. Mengurangi tekanan
3. Memperbaiki hubungan
4. Memahami permasalahan
5. Menyelesaikan masalah
Kak Abbas sempat mengatakan bahwa ia tertarik dengan hal-hal psikologi. Ia pun mengatakan tentang beberapa faktor resiko kesehatan mental antara lain:
1. Stress akademik
2. Masalah keluarga
3. Masalah finansial
4. Masalah dala pertemanan
5. Peristiwa traumatik
6. Ketidakmatangan diri
7. Gangguan psikologi
8. Penyalahgunaan zat
9. Masalah personal
10. Kurangnya keterampilan hidup

Tidak hanya menyampaikan materi, Kak Abbas juga banyak bercerita tentang pengalaman-pengalamannya termasuk pengalaman saat mengikuti aksi 24 September kemarin dan beberapa gerakan-gerakan lainnya. Satu kalimat yang mengesankan adalah, pendidikan untuk memerdekakan manusia.
Materi ke-2 dibawakan oleh Kak Ami Amaliah selaku pengurus LLM Pendek. Biologi tentang mekanisme pemilu. Pengertian Pemilu UNJ terdapat pada PO PILEKS NO. 13 dan PO PILEG NO.13. Tujuan diadakan Pemilu adalah untuk regenerasi dan mengimplementasikan sistem demokrasi. Kelengkapan pemilu, antara lain:
1. PANSEL
2. DKPP
3. PANWASLU
4. KPU
5. Peserta Pemilu
6. TIMSES
7. TIMDUK
Diadakan simulasi pemilu yang dibagi menjadi 4 kelompok. Satu kelompok harus terdiri atas 1 calon ketua BEM, 2 KPU, 1 timses, 2 timduk, dan 1 panwaslu.
Materi ke-3 adalah mengenai mekanisme sidang yang dibawakan oleh Kak Bani (Noer Syahbani). Kak Bani menjelaskan tentang pengertian sidang dan alat kelengkapan di dalamnya. Sidang adalah forum formal suatu organisasi guna membahas masalah tertentu dalam upaya menghasilkan keputusan menjadi ketetapan. Kelengkapan sidang ada 2, yakni:
1) Administratif
📌 Presensi
📌 Agenda sidang
📌Tata tertib
📌 Surat keputusan
📌 Notulensi
📌Lampiran
2) Non-administratif
⏺ Pimpinan sidang
📌Pimpinan sidang merupakan pimpinan lembaga legislatif yang sah
📌Apabila pimpinan sidang berhalangan maka anggota lembaga legislatif dapat menjadi pimpinan sidang berdasarkan keputusan bersama peserta sidang
📌 Pimpinan sidang harus berjumlah ganjil.
Tugas Pimpinan Sidang:
• Memimpin jalannya sidang
• Membuat keputusan
• Memberikan kesepakatan interupsi
Wewenang Pimpinan Sidang:
• Mengambil keputusan sesuai dengan tata cara pengambilan keputusan
 •Menertibkan persidangan. Dapat menegur atau mengeluarkan peserta sidang
⏺ Aturan palu sidang
Ketukan palu sidang:
a) 1 kali
- Penyerahan pimpinan sidang
- Pengesahan keputusan sementara
-Memberi peringatan
- Skorsing dan mencabut skorsing yang dikalikan 1 x dengan angka ganjil
- Membatalkan keputusan terdahulu yang dianggap keliru
b) 2 kali
 -Mempending atau mencabut pending
-Skorsing atau mencabut skorsing yang dikalikan 2
c) 3 kali
-Membuka dan menutup sidang
-Mengesahkan keputusan sidang akhir
d) Tidak beraturan
Untuk menertibkan peserta sidang.
Dalam pengertiannya, skorsing adalah menunda sidang tanpa meninggalkan ruangan dan aturannya harus dalam waktu dalam angka ganjil. Pending adalah menunda sidang dengan waktu yang cukup lama. Perbedaan hak bicara dan hak suara adalah, hak bicara didapatkan oleh semua yang terlibat dalam persidangan sedangkan hak suara hanya digunakan oleh yang melaksanakan sidang (biasanya legislatif sebagai penyelenggara sidang) dan hanya digunakan saat tidak dapat ditemukan kata sepakat saat musyawarah sehingga dilakukan voting.

Dan, ada beberapa jenis sidang, yaitu:
•Sidang Umum adalah sidang yang dilaksanakan dalam 1 periode dan terdiri atas legislatif, eksekutif, dan terdapat mahasiswa umum
•Sidang pleno adalah sidang yang dilaksanakan setengah periode yang terdiri atas legislatif dan eksekutif atau terdiri atas penyelenggara sidang dan orang-orang yang diundang
•Sidang paripurna adalah sidang yang dilaksanakan secara internal, tidak ada anggota dari organisasi lain dalam sidang tersebut (misalnya sidang dilakukan oleh LLM saja)
•Sidang istimewa adalah sidang yang dilakukan atas adanya pengajuan dari pihak lain
Dalam kelengkapan sidang yaitu surat sidang terdapat perbedaan dalam KEP (Keputusan) dan TAP (Ketetapan). KEP berfungsi untuk mengikat ke luar dan dalam persidangan tersbut terdapat dua organisasi pemerintahan (BEM dan LLM). Sedangkan pada TAP berfungsi untuk mengikat ke dalam (misalnya hanya sidang yang berisikan anggota LLM saja).
Keputusan sidang dapat dibuat jika:
★ ¾ dari anggota yang terdaftar pada sidang tersebut hadir
★ Keputusan diambil secara mufakat
★ Apabila belum tercapai, dilakukan voting dengan ketentuan 50% + 1

Lalu, dilakukan simulasi sidang dimana pimpinan sidangnya adalah Kak Bani (Pimpinan Sidang I), Kak Ajeng (Pimpinan Sidang II), dan Kak Raihan (Pimpinan Sidang III). Dan dilanjutkan dengan sidang tata tertib pkmpb yang dipimpin oleh Yohanes (Pimpinan Sidang I), Lisa (Pimpinan Sidang II), dan Anisa (Pimpinan Sidang III).
Setelah sesi materi berakhir, tedapat agenda pembagian kelompok dan perlengkapan pribadi serta kelompok yang akan dibawa pada hari H PKMPB berdasarkan slide yang di tampilkan. Saya berada dalam kelompok 8 (hitam) dengan 4 kakak fasil, yaitu Kak Noer Syahbani, Kak Anis Masdar, Kak Putri Damayanti, Kak Tassya Aulianisa, dan Kak Naras Lembayung. Dan untuk kelompok besar (PKN), saya menjadi bagian dari kelompok 1. Setelah pembagian kelompok, kami kumpul bersama kelompok dan kakak-kakak fasil kami, melakukan perkenalan diri dan sharing agar lebih dekat.
Menuju berakhirnya acara, panitia pun melakukan berdoa dan pengondisian pulang. Kurang lebih jam 3 kami diarahkan untuk pulang.

Intan Puspita Sari// Kelompok Hitam
#PemimpinMudaBerkarakter

Tidak ada komentar:

Posting Komentar